Beranda / Nasional / Mahasiswa UNM Soroti Pengamanan Ketat Polisi Saat Hardiknas di Makassar

Mahasiswa UNM Soroti Pengamanan Ketat Polisi Saat Hardiknas di Makassar

Mahasiswa UNM Kritik Pengamanan Ketat Polisi Saat Hardiknas, Dinilai Ganggu Kebebasan Akademik

Peringatan Hari Pendidikan Nasional diwarnai dinamika di Universitas Negeri Makassar. Sejumlah mahasiswa melayangkan kritik terhadap langkah pengamanan aparat kepolisian yang dinilai terlalu ketat di sekitar area kampus di Makassar.

Situasi ini memicu perdebatan terkait batas antara keamanan dan kebebasan akademik di lingkungan pendidikan tinggi.


Pengamanan Ketat Picu Ketidaknyamanan Mahasiswa

Pada siang hari saat aksi berlangsung, terlihat sejumlah aparat kepolisian berjaga di berbagai titik strategis di sekitar kampus. Kehadiran mereka tidak hanya dalam seragam lengkap, tetapi juga ada yang berpakaian sipil.

Mahasiswa menilai kehadiran aparat dengan perlengkapan seperti pelontar gas air mata menciptakan tekanan psikologis bagi civitas akademika yang sedang beraktivitas.

Dalam orasi yang disampaikan, para demonstran mempertanyakan urgensi pengamanan yang dianggap berlebihan di kawasan kampus yang selama ini dikenal sebagai ruang intelektual.


Kampus Disebut Ruang Bebas Berpikir, Bukan Zona Represif

Mahasiswa menegaskan bahwa kampus merupakan tempat untuk mengekspresikan gagasan, berdiskusi, serta menyampaikan kritik terhadap kebijakan publik.

Menurut mereka, pendekatan pengamanan yang terlalu masif justru memberikan kesan seolah-olah aktivitas mahasiswa identik dengan potensi kerusuhan.

Narasi yang disampaikan dalam aksi tersebut menyoroti pentingnya menjaga suasana kampus tetap kondusif bagi kebebasan berpendapat tanpa intimidasi.


Aksi Dimulai di Jalan Strategis, Berlanjut ke Area Kampus

Mahasiswa UNM kritik pengamanan ketat polisi saat Hardiknas. Kapolrestabes Makassar pun buka suara.

Sebelumnya, mahasiswa menggelar aksi di persimpangan jalan utama, yakni kawasan Jalan AP Pettarani dan Jalan Sultan Alauddin. Setelah itu, mereka bergerak kembali ke area kampus.

Namun, kehadiran aparat dalam jumlah besar di sekitar kampus mengejutkan para peserta aksi. Mereka kemudian mendesak agar aparat meninggalkan area tersebut demi menjaga kenyamanan dan rasa aman mahasiswa.


Polisi: Pengamanan untuk Antisipasi Kemacetan dan Situasi Darurat

Menanggapi kritik tersebut, pihak kepolisian melalui Arya Perdana memberikan penjelasan.

Ia menyatakan bahwa penempatan kendaraan dan personel di sekitar kampus dilakukan dengan pertimbangan teknis, terutama karena akses jalan di area tersebut lebih luas dan strategis.

Menurutnya, langkah tersebut bertujuan untuk menghindari kemacetan di jalan umum serta memudahkan mobilitas jika terjadi situasi darurat.

Selain itu, pengamanan juga dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan berkembangnya aksi di beberapa titik yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.


Situasi Berlangsung Hingga Malam Hari

Meski hujan ringan mengguyur Makassar, aparat kepolisian tetap berjaga hingga malam hari.

Sementara itu, pihak kampus belum memberikan pernyataan resmi terkait situasi tersebut, termasuk respons terhadap tuntutan mahasiswa.


Refleksi Hardiknas: Antara Keamanan dan Kebebasan Akademik

Peristiwa ini menjadi refleksi penting dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional. Di satu sisi, keamanan menjadi prioritas, namun di sisi lain, kebebasan akademik juga harus dijaga sebagai fondasi utama dunia pendidikan.

Keseimbangan antara dua hal tersebut menjadi tantangan yang perlu dikelola dengan bijak oleh semua pihak.


Dinamika yang terjadi di Universitas Negeri Makassar menunjukkan bahwa suara mahasiswa tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan demokrasi.

Pengamanan yang dilakukan aparat memang bertujuan menjaga stabilitas, namun pendekatan yang tepat tetap diperlukan agar tidak menimbulkan ketegangan di lingkungan akademik.

Ikuti terus perkembangan isu pendidikan, aksi mahasiswa, dan berita terkini lainnya hanya di berita viral detik, sumber informasi cepat, tajam, dan terpercaya setiap hari.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *