Beranda / Hiburan / Komeng Datangi Pengungsian Banjir Bandang Sumbar, Hadirkan Tawa di Tengah Duka

Komeng Datangi Pengungsian Banjir Bandang Sumbar, Hadirkan Tawa di Tengah Duka

JAKARTA — Komedian senior sekaligus anggota DPD RI Komeng memberikan perhatian khusus terhadap para penyintas banjir bandang di Sumatera Barat. Pada Sabtu (6/12), Komeng mendatangi lokasi pengungsian di kawasan Tabiang Banda Gadang, Kabupaten Agam, membawa misi kemanusiaan bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Barat.

Kunjungan ini terekam dalam beberapa video yang diunggah PMI Sumbar, memperlihatkan bagaimana kehadiran Komeng menjadi sumber semangat baru bagi warga yang tengah berjuang memulihkan diri dari bencana besar tersebut.


Misi Kemanusiaan Bersama PMI Sumatera Barat

PMI Sumatera Barat menjelaskan bahwa kunjungan Komeng merupakan bagian dari agenda resmi untuk menyapa para penyintas sekaligus memberikan dukungan psikososial.

Dalam unggahan resminya, PMI menuliskan:

“Komeng beserta rombongan dari PMI Provinsi Sumatera Barat bertolak ke Kabupaten Agam untuk melakukan kunjungan ke Posko Pengungsian di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan.”

Sebagai relawan PMI DKI Jakarta, Komeng juga ikut berbaur langsung dengan warga yang memadati posko, membangun suasana hangat dan penuh keakraban.


Hadirkan Tawa dan Kelegaan bagi Para Penyintas


Di tengah suasana yang dipenuhi trauma dan kecemasan, kehadiran Komeng menjadi oase.
Menurut PMI Sumbar:

“Kehadiran Komeng kala itu menjadi pengobat rasa sedih masyarakat dan anak-anak atas musibah yang melanda wilayah mereka.”

Komeng melakukan berbagai aksi lucu dan interaktif, membuat ibu-ibu hingga anak-anak tak henti tersenyum. Banyak warga langsung merapat untuk bersalaman, berfoto, hingga mengajak Komeng berbincang.

Anak-anak yang sebelumnya tampak murung pun ikut bermain bersama sang komedian, membuat posko pengungsian kembali dipenuhi gelak tawa.


Meninjau Dapur Umum dan Aktivitas Warga

Tak hanya memberikan hiburan, Komeng juga mengunjungi dapur umum.
Ia melihat langsung bagaimana para ibu memasak makanan untuk ratusan pengungsi, termasuk proses pembuatan sambalado yang sempat mencuri perhatiannya.

Tindakan ini menjadi bentuk kepedulian nyata seorang pejabat publik yang ingin memahami kondisi lapangan secara langsung tanpa jarak.


Pemerintah Perpanjang Masa Tanggap Darurat

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengumumkan perpanjangan masa tanggap darurat bencana banjir bandang selama 14 hari, hingga 22 Desember.

Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menjelaskan kepada CNN Indonesia:

“Pencarian masih berlangsung, pendataan korban dan kerusakan juga masih berjalan. Karena itu masa tanggap darurat kita perpanjang agar penanganan bisa lebih maksimal.”


Data Terkini Korban Banjir Bandang Sumatera Barat

Hingga Senin (8/12) sore, data resmi mencatat:

  • 234 orang meninggal dunia

  • 95 orang masih hilang

  • 113 orang luka-luka

  • 24.049 orang mengungsi

Dari 16 wilayah terdampak, tiga daerah tercatat tanpa korban jiwa dan luka, yaitu:

  • Kota Payakumbuh

  • Kabupaten Pasaman

  • Kabupaten Limapuluh Kota

Bencana ini menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir, sehingga dukungan psikososial seperti yang dilakukan Komeng dinilai sangat penting bagi pemulihan mental para korban.


Informasi terbaru mengenai kondisi pengungsian, proses pencarian korban, dan update kegiatan kemanusiaan di Sumatera Barat akan terus kami kabarkan. Nantikan berita lanjutan hanya di Berita Viral Detik, cepat, akurat, dan terpercaya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *