Beranda / Nasional / Denny Sumargo Tolak Undang Pelaku Child Grooming, Sikap Tegas Tuai Dukungan Publik

Denny Sumargo Tolak Undang Pelaku Child Grooming, Sikap Tegas Tuai Dukungan Publik

Keputusan Diambil Usai Densu Hubungi Aurelie Moeremans dan Dengarkan Kronologi Lengkap

Podcast milik Denny Sumargo dikenal sebagai salah satu tayangan digital yang paling update dan banyak ditonton masyarakat. Namun di tengah popularitasnya, mantan pebasket nasional itu menunjukkan sikap tegas dengan menolak mengundang sosok yang diduga terlibat kasus child grooming ke dalam podcastnya.

Keputusan tersebut diambil setelah Denny Sumargo secara langsung menghubungi Aurelie Moeremans, penulis buku Broken Strings, untuk mendengar kronologi lengkap pengalaman pahit yang dialaminya di masa lalu.


Denny Sumargo Hubungi Aurelie Secara Pribadi

Denny Sumargo

Melalui akun Instagram @sumargodenny, Denny sempat mengunggah sebuah cuplikan video lama yang menampilkan Aurelie Moeremans saat masih muda. Dalam unggahan tersebut, Denny menuliskan komentar singkat yang mengisyaratkan awal mula kisah yang kini kembali menjadi sorotan publik.

Interaksi itu kemudian dibalas langsung oleh Aurelie, yang mengungkap bahwa Denny Sumargo telah meneleponnya secara pribadi untuk meminta penjelasan menyeluruh terkait kronologi kejadian.


Keputusan Tegas: Tidak Memberi Ruang bagi Pelaku

Dalam pernyataannya, Aurelie menegaskan bahwa Denny Sumargo memutuskan untuk tidak mengundang pelaku child grooming ke dalam podcastnya. Keputusan ini disebut sebagai bentuk empati, keberpihakan pada korban, serta tanggung jawab moral sebagai figur publik.

Sikap tersebut langsung menuai perhatian dan apresiasi luas dari warganet.


Respons Positif dan Dukungan Warganet

Tangkapan layar percakapan antara Denny dan Aurelie pun tersebar luas di berbagai platform media sosial, termasuk Threads. Banyak pengguna internet menyuarakan dukungan mereka terhadap langkah yang diambil Denny Sumargo.

Sebagian besar komentar menyebut bahwa mereka akan berhenti menonton apabila pelaku benar-benar diberi panggung. Keputusan Denny dinilai sebagai contoh bagaimana figur publik seharusnya bersikap terhadap isu sensitif yang menyangkut perlindungan anak dan korban kekerasan.


‘Broken Strings’, Proses Penyembuhan Lewat Tulisan

Buku Broken Strings sendiri merupakan karya Aurelie Moeremans yang mengisahkan pengalaman traumatis yang ia alami sekitar 16 tahun lalu. Buku tersebut dibagikan secara gratis dalam bentuk e-book melalui tautan di bio Instagramnya, sebagai bentuk keberanian untuk berbagi sekaligus penyembuhan diri.


Isu Sensitif dan Tanggung Jawab Konten Digital

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya tanggung jawab kreator konten dalam memilih narasumber, khususnya pada isu-isu sensitif seperti kekerasan dan eksploitasi anak. Memberi ruang kepada pelaku dinilai berpotensi melukai korban dan menormalisasi perilaku yang seharusnya dikutuk bersama.

Langkah Denny Sumargo dinilai banyak pihak sebagai sikap etis yang patut diapresiasi.


Keputusan Denny Sumargo untuk tidak mengundang pelaku child grooming ke dalam podcastnya menjadi bukti bahwa popularitas tidak harus mengorbankan nilai moral. Di tengah derasnya arus konten digital, sikap tegas ini justru memperkuat kepercayaan publik.

👉 Ikuti terus perkembangan berita selebriti, isu sosial, dan peristiwa viral lainnya hanya di Berita Viral Detik — sumber informasi cepat, aktual, dan terpercaya untuk pembaca Indonesia.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *