Jakarta — Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi mengumumkan kerja sama strategis dengan brand apparel asal Spanyol, Kelme, sebagai sponsor resmi perlengkapan Tim Nasional Indonesia. Pengumuman tersebut disampaikan di Jakarta pada Jumat (23/1/2026).
Melalui kerja sama ini, Kelme akan menyediakan apparel untuk seluruh kebutuhan jersey sepakbola dan futsal Timnas Indonesia. Kesepakatan tersebut juga menandai berakhirnya kerja sama PSSI dengan Erspo, yang sebelumnya menjadi pemasok apparel skuad Garuda.
Kontrak Jangka Panjang Dengan PSSI hingga Tahun 2030
PSSI memberikan kepercayaan penuh kepada Kelme untuk menjadi sponsor apparel Timnas Indonesia hingga tahun 2030. Durasi kerja sama jangka panjang ini menunjukkan komitmen serius PSSI dalam membangun identitas Timnas yang kuat dan berkelanjutan, baik dari sisi performa maupun tampilan visual di lapangan.
Dengan kontrak ini, Kelme akan mendampingi perjalanan Timnas Indonesia dalam berbagai ajang internasional dan regional, termasuk kualifikasi turnamen besar hingga kompetisi level Asia.
Sejarah Kelme, Brand Legendaris Asal Spanyol
Kelme bukan nama baru di dunia olahraga internasional. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1963 oleh dua bersaudara, Diego Quiles dan Jose Quiles, di Spanyol. Awalnya, Kelme hanyalah sebuah bengkel sepatu kecil yang fokus pada produksi alas kaki olahraga.
Seiring waktu, kualitas produk dan inovasi yang ditawarkan membuat Kelme berkembang pesat. Dari bengkel sederhana, Kelme bertransformasi menjadi brand olahraga global yang dikenal luas di berbagai benua.
Makna Logo Jejak Kaki Beruang Kelme
Salah satu ciri khas Kelme adalah logo ikonik berupa jejak telapak kaki beruang. Logo tersebut bukan sekadar identitas visual, melainkan memiliki filosofi mendalam.
Jejak kaki beruang melambangkan kekuatan, ketahanan, dan tujuan untuk meninggalkan jejak abadi. Filosofi ini sejalan dengan visi Kelme yang ingin mendorong atlet dan tim olahraga untuk meninggalkan warisan prestasi yang dikenang dalam sejarah.
Melejit di Liga Spanyol Era 1980–1990-an
Popularitas Kelme mulai meroket pada dekade 1980-an hingga 1990-an. Pada periode tersebut, Kelme banyak dipercaya menjadi sponsor apparel klub-klub di kompetisi elite Spanyol.
Puncak prestasinya terjadi ketika Kelme dipercaya menjadi apparel klub raksasa Real Madrid pada periode 1994 hingga 1998. Beberapa pemain legendaris Los Blancos seperti Raul Gonzalez, Clarence Seedorf, dan Fernando Morientes pernah mengenakan jersey berlogo jejak beruang tersebut.
Ekspansi Global ke Asia dan Amerika Latin

Memasuki era 2010-an, Kelme memperluas jangkauan pasarnya ke berbagai negara. Brand ini menjadi apparel resmi untuk sejumlah klub di Spanyol, China, serta kawasan Amerika Latin.
Kelme juga mencicipi atmosfer Liga Inggris dengan menjadi sponsor apparel Watford FC sejak tahun 2020 hingga sekarang, memperkuat eksistensinya di kompetisi sepakbola paling kompetitif di dunia.
Kelme Hadir di Kompetisi Domestik Indonesia
Tak hanya di level tim nasional, Kelme juga telah menancapkan eksistensinya di kompetisi domestik Indonesia. Pada musim BRI Super League 2025/2026, Kelme menjadi apparel resmi Persib Bandung, salah satu klub dengan basis suporter terbesar di Tanah Air.
Kehadiran Kelme di liga domestik diyakini akan mempercepat adaptasi brand ini dengan kultur sepakbola Indonesia.
Harapan Baru untuk Identitas Timnas Indonesia
Kerja sama antara PSSI dan Kelme diharapkan membawa angin segar bagi Timnas Indonesia, tidak hanya dari sisi desain jersey, tetapi juga kualitas perlengkapan yang menunjang performa pemain di lapangan.
Dengan rekam jejak panjang di dunia sepakbola internasional, Kelme diharapkan mampu menghadirkan identitas baru yang membanggakan bagi skuad Garuda. Publik sepakbola Tanah Air kini menantikan seperti apa wajah baru jersey Timnas Indonesia bersama Kelme, sekaligus menunggu kiprah Garuda di panggung sepakbola dunia.
👉 Ikuti terus perkembangan terbaru seputar Timnas Indonesia, jersey terbaru, dan berita sepakbola nasional maupun internasional hanya di situs berita viral detik favorit Anda.








