Jakarta – Nama besar Cha Eun-woo kembali menjadi sorotan publik internasional. Kali ini, penyanyi sekaligus aktor Korea Selatan tersebut dikabarkan tengah menghadapi dugaan serius terkait penghindaran pajak bernilai fantastis, mencapai 20 miliar won atau setara sekitar Rp230 miliar. Informasi ini pertama kali mencuat melalui laporan media Korea Selatan yang menyebutkan bahwa sang artis menjadi subjek penyelidikan otoritas pajak nasional.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa dugaan ini berkaitan dengan pendirian sebuah perusahaan yang terdaftar atas nama ibu Cha Eun-woo, yang diduga digunakan sebagai sarana pengalihan pendapatan untuk menekan kewajiban pajak pribadi.
Awal Mula Investigasi oleh Otoritas Pajak Korea Selatan
Berdasarkan laporan media lokal Korea, investigasi terhadap Cha Eun-woo dilakukan oleh Kantor Regional Layanan Pajak Nasional (National Tax Service/NTS) Seoul. Penyelidikan dimulai pada musim semi 2025 dan bersifat audit pajak menyeluruh terhadap aktivitas keuangan sang aktor.
Dalam proses audit tersebut, otoritas pajak menemukan adanya kontrak subkontraktor antara Cha Eun-woo dengan sebuah perusahaan yang diketahui didirikan oleh ibunya. Kontrak ini memungkinkan pembagian pendapatan antara Cha Eun-woo, agensinya Fantagio Entertainment, serta perusahaan milik keluarga tersebut.
Dugaan Perusahaan Fiktif dan Pengalihan Pendapatan


Hasil pemeriksaan NTS menyimpulkan bahwa perusahaan yang terdaftar atas nama ibu Cha Eun-woo tidak memberikan layanan nyata sebagaimana tercantum dalam kontrak. Dengan kata lain, perusahaan tersebut diduga hanya berfungsi sebagai perusahaan cangkang atau fiktif.
Melalui mekanisme ini, sebagian penghasilan Cha Eun-woo dialihkan ke perusahaan tersebut dan dikenakan tarif pajak badan usaha, yang jauh lebih rendah dibandingkan pajak penghasilan pribadi. Di Korea Selatan, pajak penghasilan individu dapat mencapai 45 persen, sementara pajak perusahaan memiliki selisih lebih dari 20 poin persentase lebih rendah.
Otoritas pajak menilai praktik tersebut sebagai upaya sistematis untuk mengurangi kewajiban pajak pribadi dalam jumlah besar.
Audit Pajak Sebelum Wajib Militer
Pemberitahuan awal terkait kewajiban pajak tambahan ini diketahui berasal dari audit yang dilakukan sebelum Cha Eun-woo menjalani proses pendaftaran wajib militer pada Juli 2025. Atas permintaan pihak Cha Eun-woo, NTS menunda pengiriman pemberitahuan resmi hingga seluruh prosedur administrasi pendaftarannya selesai.
Dalam proses lanjutan, pejabat pajak memanggil Cha Eun-woo dan ibunya secara terpisah untuk dimintai keterangan. Dari hasil pemeriksaan tersebut, NTS menyimpulkan bahwa keuntungan perusahaan pada akhirnya mengalir kembali kepada Cha Eun-woo sebagai penerima manfaat utama.
Fantagio Entertainment Ikut Terseret
Tak hanya Cha Eun-woo, agensinya Fantagio Entertainment juga terkena dampak dari hasil audit tersebut. Pada Agustus 2025, Fantagio dilaporkan menerima tagihan pajak tambahan sebesar 8,2 miliar won atau sekitar Rp91,95 miliar.
NTS menyatakan bahwa Fantagio telah memproses faktur pajak yang dianggap tidak sah, yang dikeluarkan oleh perusahaan cangkang terkait. Akibatnya, otoritas pajak mengenakan pajak tambahan, termasuk pajak pertambahan nilai (PPN).
Fantagio sempat mengajukan permohonan peninjauan pra-pengenaan pajak, namun hasil peninjauan tidak mengubah keputusan awal NTS.
Upaya Banding dan Sikap Resmi Agensi
Pihak Cha Eun-woo diketahui telah mengajukan banding atas keputusan tersebut dan meminta dilakukan peninjauan pra-pengenaan pajak untuk menentang kesimpulan otoritas pajak. Hingga saat ini, hasil akhir dari proses peninjauan tersebut masih menunggu keputusan resmi.
Fantagio Entertainment pun akhirnya angkat bicara. Dalam pernyataan resminya, agensi tersebut tidak secara langsung membantah adanya persoalan pajak, namun menegaskan bahwa kasus ini belum memiliki keputusan hukum yang bersifat final.
“Belum ada keputusan akhir maupun tagihan pajak resmi yang dikeluarkan oleh otoritas terkait,” ujar Fantagio dalam pernyataan persnya.
Agensi juga menyatakan komitmennya untuk menjelaskan posisi hukum mereka secara menyeluruh melalui jalur yang sah dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Korea Selatan.
Komitmen Cha Eun-woo sebagai Warga Negara
Dalam pernyataan lanjutan, Fantagio menegaskan bahwa dirinya tetap berkomitmen untuk menjalankan seluruh kewajiban pajak dan kewajiban hukum lainnya sebagai warga negara Korea Selatan yang bertanggung jawab, sembari menunggu hasil akhir dari proses hukum yang sedang berjalan.
Kasus ini pun menjadi sorotan luas publik, mengingat dirinya merupakan salah satu figur publik paling berpengaruh di industri hiburan Korea Selatan dengan basis penggemar global yang sangat besar.
Dugaan penghindaran pajak yang menyeret nama Cha Eun-woo membuka kembali diskusi publik mengenai transparansi keuangan selebritas papan atas dan pengawasan ketat otoritas pajak Korea Selatan. Hingga keputusan final diumumkan, kasus ini masih berada dalam ranah proses hukum dan administrasi perpajakan.
🔥 Ikuti terus perkembangan terbaru kasus ini dan berita selebritas Korea paling viral lainnya hanya di situs berita viral detik. Jangan sampai ketinggalan fakta terbaru, klarifikasi resmi, dan update eksklusif yang kami sajikan cepat, lengkap, dan terpercaya setiap hari.








