Beranda / Internasional / Elon Musk Alihkan Fokus ke Bulan, SpaceX Rancang Kota Mandiri Sebelum Mars

Elon Musk Alihkan Fokus ke Bulan, SpaceX Rancang Kota Mandiri Sebelum Mars

Elon Musk Umumkan Proyek Ambisius di Bulan

Washington — Miliarder teknologi Amerika Serikat, Elon Musk, kembali membuat dunia tercengang. Pendiri SpaceX itu mengumumkan rencana untuk membangun kota yang tumbuh sendiri di Bulan, sebuah proyek besar yang kini diprioritaskan dibanding ambisi lamanya untuk menjelajah dan menetap di Mars.

Pengumuman tersebut disampaikan Musk melalui unggahan di platform media sosial X pada Minggu waktu setempat. Dalam pernyataannya, Musk menegaskan bahwa proyek pemukiman di Bulan dinilai lebih realistis dan dapat dicapai dalam waktu yang lebih singkat.


Fokus SpaceX Bergeser dari Mars ke Bulan

Selama bertahun-tahun, SpaceX dikenal luas karena visinya membawa manusia ke Planet Merah. Musk bahkan sebelumnya menyebut misi Starship tanpa awak ke Mars bisa diluncurkan paling cepat pada akhir 2026.

Namun kini, arah strategi SpaceX mengalami perubahan. Musk mengungkapkan bahwa perusahaan telah mengalihkan fokus utama ke Bulan, dengan target membangun kota mandiri yang mampu berkembang secara berkelanjutan dalam waktu kurang dari 10 tahun. Sebaliknya, proyek serupa di Mars diperkirakan membutuhkan waktu lebih dari dua dekade.


Alasan Bulan Lebih Realistis Dibanding Mars

Elon Musk Berencana...

Menurut Musk, faktor jarak dan jadwal perjalanan menjadi alasan utama perubahan prioritas ini. Misi ke Mars hanya memungkinkan dilakukan ketika posisi planet sejajar, yang terjadi sekitar setiap 26 bulan sekali, dengan durasi perjalanan mencapai enam bulan.

Sementara itu, Bulan menawarkan fleksibilitas yang jauh lebih besar. Peluncuran ke Bulan dapat dilakukan setiap 10 hari, dengan waktu tempuh sekitar dua hari saja. Hal ini memungkinkan proses pembangunan, evaluasi, dan pengembangan kota dilakukan dengan kecepatan tinggi.

Musk menilai kemampuan untuk melakukan iterasi cepat sangat penting dalam menciptakan pemukiman luar angkasa yang benar-benar mandiri.


Target Pendaratan Starship dan Program Artemis NASA

Sejalan dengan rencana tersebut, SpaceX menargetkan pendaratan Starship tanpa awak di Bulan sekitar tahun 2027. Informasi ini sebelumnya dilaporkan The Wall Street Journal dengan mengutip sumber internal perusahaan.

Starship juga tengah dikembangkan sebagai bagian penting dari program Artemis NASA, yang bertujuan mengembalikan astronot ke Bulan pada akhir dekade ini. Dalam program tersebut, Starship dirancang untuk menjadi wahana pendarat manusia di permukaan Bulan.


Mars Tetap Jadi Ambisi Jangka Panjang

Meski Bulan kini menjadi prioritas utama, Musk menegaskan bahwa SpaceX tidak meninggalkan mimpi Mars. Ia menyebut upaya membangun kota di Planet Merah tetap akan dilakukan dan diperkirakan mulai berjalan dalam lima hingga tujuh tahun ke depan.

Bagi Musk, Bulan merupakan langkah tercepat untuk mengamankan masa depan peradaban manusia, sebelum ekspansi lebih jauh ke Mars dan wilayah luar angkasa lainnya.


Persaingan Global Menuju Bulan Kian Ketat

Pengumuman ini muncul di tengah meningkatnya persaingan global untuk membangun kehadiran permanen di Bulan. China dan Rusia saat ini tengah mengembangkan Stasiun Penelitian Bulan Internasional secara bersama-sama.

Rusia bahkan merencanakan pembangunan fasilitas bertenaga nuklir sekitar tahun 2036 untuk mendukung operasional pangkalan tersebut. Di sisi lain, manusia sendiri belum kembali menginjakkan kaki di Bulan sejak misi Apollo 17 NASA pada 1972.


Dengan rencana membangun kota mandiri di Bulan, Elon Musk kembali menegaskan posisinya sebagai tokoh sentral dalam perlombaan eksplorasi luar angkasa. Jika terealisasi, proyek ini bukan hanya menjadi tonggak sejarah teknologi, tetapi juga awal babak baru peradaban manusia di luar Bumi.

Bulan pun tak lagi sekadar objek penelitian, melainkan calon rumah kedua umat manusia. Pantau terus perkembangannya di Berita Viral Detik.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *