Beranda / Olahraga / Oliver Glasner Pastikan Tinggalkan Crystal Palace Akhir Musim, Bantah Isu Konflik Transfer

Oliver Glasner Pastikan Tinggalkan Crystal Palace Akhir Musim, Bantah Isu Konflik Transfer

Glasner Tegaskan Keputusan Pergi Bukan karena Masalah Klub, Ingin Tantangan Baru dalam Karier Kepelatihan

Pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner, akhirnya angkat bicara terkait masa depannya yang selama berbulan-bulan dipenuhi spekulasi. Manajer asal Austria itu memastikan akan meninggalkan Crystal Palace pada akhir musim 2025/2026, seiring berakhirnya masa kontraknya bersama klub London Selatan tersebut.

Glasner dengan tegas membantah rumor yang menyebut keputusannya hengkang dilatarbelakangi kekecewaan terhadap kebijakan transfer klub. Ia menegaskan bahwa keputusannya murni didasari keinginan mencari tantangan baru dalam karier kepelatihannya.

Pernyataan tersebut disampaikan Glasner dalam jumpa pers jelang laga Crystal Palace kontra Sunderland, Sabtu (17/1/2026).


Bantah Isu Konflik dengan Manajemen

Oliver Glasner Mencari Tantangan Baru

Isu mengenai masa depan Glasner sebenarnya telah mencuat sejak bursa transfer musim panas lalu. Saat itu, ia disebut-sebut frustrasi dengan minimnya aktivitas transfer Palace serta rencana klub untuk melepas kapten tim, Marc Guehi.

Namun Glasner menepis semua spekulasi tersebut.

“Saya memberi tahu Steve (Parish) bahwa saya hanya mencari tantangan baru. Saya menyampaikan itu sejak bulan Oktober. Keputusan ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan jendela transfer,” ujar Glasner, dikutip dari Sky Sports.

Ia juga menegaskan hubungannya dengan pemilik klub tetap harmonis.

“Kami memiliki hubungan yang sangat baik. Kami selalu berdiskusi tentang apa yang terbaik untuk Crystal Palace. Saya tidak suka jika ada hal yang tidak benar ditulis atau dikatakan tentang situasi ini,” lanjutnya.


Rumor ke Manchester United Menguat

Keputusan Glasner hengkang otomatis memanaskan bursa pelatih Liga Inggris, terutama di tengah situasi Manchester United yang masih mencari manajer permanen.

Saat ini, MU ditangani oleh Michael Carrick sebagai caretaker setelah pemecatan Ruben Amorim. Nama Glasner masuk dalam daftar kandidat kuat karena kesamaan filosofi permainan, terutama dalam penggunaan sistem tiga bek.

Namun, Glasner dinilai memiliki pendekatan taktik yang lebih fleksibel dibanding Amorim, membuatnya dianggap cocok untuk proyek jangka panjang di Old Trafford.

Meski begitu, Glasner mengaku belum menjalin komunikasi dengan klub mana pun.

“Saya belum berbicara dengan klub lain. Saya juga sudah mengatakan kepada para pemain dan berjanji akan memberikan segalanya hingga hari terakhir,” tegasnya.


Target Akhiri Musim dengan Prestasi Terbaik

Meski akan pergi, Glasner menegaskan komitmennya untuk menutup musim dengan prestasi maksimal bersama Crystal Palace.

Ia mengungkapkan bahwa timnya saat ini berada empat poin lebih baik dibanding periode yang sama musim lalu, dan masih memiliki ambisi besar.

“Kami akan melakukan segala upaya untuk menciptakan musim terbaik dalam sejarah Crystal Palace dan membawa pulang trofi lain ke Selhurst Park,” kata Glasner.

Pernyataan ini menegaskan bahwa fokus sang pelatih tetap sepenuhnya tertuju pada performa tim hingga akhir musim, bukan pada masa depannya.


Keputusan Oliver Glasner meninggalkan Crystal Palace membuka babak baru dalam peta persaingan pelatih di Liga Inggris. Apakah langkah berikutnya akan membawanya ke klub raksasa seperti Manchester United, atau justru ke tantangan lain di Eropa, masih menjadi teka-teki menarik untuk diikuti.
Pantau terus perkembangan terbaru dunia sepak bola, rumor transfer pelatih, dan berita panas Liga Inggris hanya di Berita Viral Detik, sumber informasi cepat, lengkap, dan terpercaya

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *