Beranda / Nasional / Prabowo Tegaskan Peran Aktif Indonesia untuk Palestina

Prabowo Tegaskan Peran Aktif Indonesia untuk Palestina

Amman — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa langkah Indonesia bergabung dalam Board of Peace (Dewan Perdamaian) serta dukungan terhadap rencana 20 poin Presiden Amerika Serikat Donald Trump merupakan bagian dari kontribusi aktif Indonesia dalam mencari penyelesaian jangka panjang bagi konflik Palestina.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan pengantar dalam pertemuan bilateral dengan Raja Yordania Abdullah II ibn Al Hussein di Istana Basman, Amman, Rabu (25/2). Dalam forum tersebut, Prabowo menekankan bahwa posisi Indonesia tetap konsisten mendukung perdamaian yang adil dan berkelanjutan.


Dukungan pada Board of Peace Bukan Sikap Politik Sesaat

Menurut Prabowo, keputusan Indonesia untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian tidak didorong kepentingan politik jangka pendek, melainkan komitmen moral dan diplomatik untuk membantu mewujudkan perdamaian di Palestina.

Ia menyatakan bahwa ketika Indonesia diundang untuk menjadi bagian dari Board of Peace dan mendukung rencana 20 poin yang diusulkan Presiden Trump, langkah tersebut semata-mata dilakukan demi membuka peluang solusi permanen.

“Semua dilakukan dengan pandangan dan upaya untuk melakukan apa pun yang kami bisa guna mencapai solusi langgeng tersebut,” tegas Presiden.


Solusi Dua Negara Jadi Sikap Tegas Indonesia

Dalam pertemuan itu, Prabowo kembali menegaskan bahwa Indonesia memandang solusi dua negara (two-state solution) sebagai satu-satunya jalan menuju perdamaian berkelanjutan.

Menurutnya, Palestina harus berdiri sebagai negara merdeka yang hidup berdampingan secara damai dengan Israel. Sikap ini disebutnya sebagai fondasi utama kebijakan luar negeri Indonesia terkait konflik Timur Tengah.

“Indonesia berkomitmen melakukan apa pun yang kami bisa demi solusi yang langgeng. Dan menurut kami, satu-satunya solusi yang langgeng adalah solusi dua negara dengan Palestina yang merdeka,” ujar Prabowo.


Indonesia Resmi Bergabung Sejak Davos

Prabowo tekankan Indonesia gabung Board of Peace demi Palestina merdeka

Indonesia secara resmi menjadi anggota Board of Peace pada 22 Januari 2026. Penandatanganan piagam dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo di sela-sela World Economic Forum di Davos, Swiss.

Tak lama setelah itu, Prabowo menghadiri pertemuan perdana Dewan Perdamaian di Washington, D.C. Dalam konferensi tingkat tinggi tersebut, Indonesia menyatakan kesiapan untuk berkontribusi lebih jauh, termasuk kemungkinan pengiriman pasukan dalam misi kemanusiaan di Jalur Gaza.

Bahkan, Indonesia dipercaya mengisi posisi wakil komandan pasukan dalam misi tersebut, sebuah peran strategis yang menunjukkan tingkat kepercayaan internasional terhadap Indonesia.


Kondisi Gaza Dinilai Mulai Membaik

Prabowo juga menyinggung perkembangan situasi di Jalur Gaza. Menurutnya, kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut menunjukkan perbaikan dibanding beberapa tahun terakhir yang diwarnai konflik bersenjata intens.

Gaza yang berbatasan dengan Mesir dan Israel sebelumnya mengalami tekanan besar akibat konflik berkepanjangan. Namun kini, Presiden menilai akses kebutuhan dasar masyarakat mulai lebih terjamin dibanding periode sebelumnya.

Meski demikian, Indonesia tetap mendorong solusi politik jangka panjang agar stabilitas dan keamanan dapat terwujud secara permanen.


Diplomasi Indonesia di Panggung Global

Langkah bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace mencerminkan peran diplomasi aktif yang selama ini menjadi ciri kebijakan luar negeri Indonesia. Pemerintah menilai keterlibatan langsung dalam forum internasional memberikan peluang lebih besar untuk memperjuangkan aspirasi rakyat Palestina.

Dalam konteks geopolitik yang kompleks, Indonesia berupaya menjaga keseimbangan antara prinsip kemanusiaan, solidaritas terhadap Palestina, dan partisipasi konstruktif dalam mekanisme perdamaian global.


Langkah Indonesia bergabung dalam Board of Peace menandai babak baru diplomasi Tanah Air di panggung internasional. Di tengah dinamika geopolitik yang sensitif, komitmen terhadap solusi dua negara tetap menjadi pijakan utama.

Apakah inisiatif ini akan membawa titik terang bagi perdamaian Palestina? Dunia kini menanti langkah konkret berikutnya, Simak Kelengkapan Berita Nya di Berita Viral Detik.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *