Beranda / Internasional / WHO Sesalkan AS Resmi Keluar dari Keanggotaan, Dunia Dinilai Jadi Kurang Aman

WHO Sesalkan AS Resmi Keluar dari Keanggotaan, Dunia Dinilai Jadi Kurang Aman

WHO Resmi Tanggapi Keputusan AS Keluar dari Keanggotaan

Jakarta — Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) akhirnya buka suara terkait keputusan Amerika Serikat (AS) yang secara resmi menarik diri dari keanggotaan organisasi tersebut pada Kamis, 22 Januari 2026.

Melalui pernyataan resminya, WHO menyampaikan penyesalan mendalam atas langkah yang diambil Washington, mengingat Amerika Serikat merupakan negara pelopor sekaligus anggota pertama WHO sejak organisasi tersebut berdiri pada tahun 1948.


AS Dinilai Membuat Dunia Kurang Aman

WHO menilai keputusan AS untuk hengkang tidak hanya berdampak pada organisasi, tetapi juga berpotensi mengancam keamanan kesehatan global.

Sebagai salah satu donor terbesar WHO, kontribusi Amerika Serikat selama puluhan tahun telah berperan besar dalam menangani berbagai ancaman kesehatan lintas negara. Karena itu, mundurnya AS dinilai membuat sistem kesehatan dunia menjadi lebih rentan.

Dalam pernyataannya, WHO menegaskan bahwa penarikan diri tersebut membuat Amerika Serikat dan dunia secara keseluruhan berada dalam kondisi yang kurang aman.


Kontribusi Besar AS dalam Sejarah WHO

WHO mengingatkan bahwa Amerika Serikat memiliki peran historis yang sangat signifikan dalam berbagai pencapaian besar organisasi kesehatan dunia tersebut.

Beberapa kontribusi penting AS antara lain:

  • Keberhasilan pemberantasan cacar (smallpox) secara global

  • Upaya pengendalian polio

  • Penanganan wabah HIV/AIDS dan Ebola

  • Pencegahan dan mitigasi influenza global

  • Program penanggulangan tuberkulosis dan malaria

  • Penanganan penyakit tropis terabaikan

  • Upaya melawan resistansi antimikroba

  • Penguatan keamanan pangan internasional

WHO menegaskan bahwa pencapaian-pencapaian tersebut tidak lepas dari peran aktif dan dukungan Amerika Serikat selama puluhan tahun.


WHO Bantah Tuduhan AS Soal Penghargaan Kontribusi

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merespons langkah Amerika Serikat yang telah resmi keluar dari organisasi tersebut pada Kamis (22/1) lalu.

Dalam pernyataan yang sama, WHO juga menanggapi tudingan Amerika Serikat yang menyebut organisasi tersebut tidak menghargai kontribusi Washington dan bahkan dianggap mencoreng reputasi AS di tingkat global.

WHO secara tegas membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa organisasi selalu menjalin kerja sama dengan Amerika Serikat dengan itikad baik, sebagaimana dilakukan terhadap seluruh negara anggota lainnya.

WHO juga menegaskan bahwa setiap bentuk kerja sama selalu dilakukan dengan tetap menghormati kedaulatan nasional masing-masing negara anggota.


Proses Penarikan AS Dimulai Sejak 2025

Keputusan keluarnya Amerika Serikat dari WHO bukanlah langkah mendadak. Proses ini berawal dari Perintah Eksekutif 14155 yang ditandatangani Presiden Donald Trump pada 20 Januari 2025, tepat di hari pertama masa jabatan periode keduanya.

Perintah tersebut secara resmi memulai proses penarikan diri AS dari WHO, sesuai dengan aturan organisasi yang mengharuskan masa pemberitahuan selama satu tahun sebelum pengunduran diri efektif.

Setelah masa tersebut berakhir, pemerintah AS secara resmi menyatakan keluar dari WHO pada 22 Januari 2026.


Pendanaan Dihentikan, Personel AS Ditarik

Selain mengakhiri keanggotaan, pemerintah Amerika Serikat juga mengambil sejumlah langkah lanjutan yang berdampak besar terhadap operasional WHO, di antaranya:

  • Menghentikan seluruh pendanaan pemerintah AS untuk WHO

  • Menarik seluruh personel dan kontraktor AS dari kantor pusat WHO di Jenewa, Swiss

  • Mengakhiri kehadiran personel AS di kantor-kantor WHO di berbagai negara

  • Menghentikan partisipasi resmi AS dalam komite, badan kepemimpinan, serta kelompok kerja teknis WHO

Langkah ini menandai putusnya ratusan bentuk kerja sama yang sebelumnya terjalin antara AS dan WHO.


AS, Donor Terbesar yang Kini Pergi

Selama ini, Amerika Serikat dikenal sebagai penyumbang dana terbesar bagi WHO di antara seluruh negara anggota. Kontribusi tersebut menjadi salah satu pilar utama pembiayaan berbagai program kesehatan global.

Kepergian AS pun memunculkan kekhawatiran akan keberlanjutan sejumlah program penting WHO, terutama yang berkaitan dengan negara-negara berkembang dan penanganan wabah lintas negara.


Dampak Global yang Masih Jadi Tanda Tanya

Keputusan Amerika Serikat keluar dari WHO menjadi momen bersejarah sekaligus kontroversial dalam tata kelola kesehatan global. Mundurnya negara pendiri dan donor terbesar ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai masa depan kerja sama internasional dalam menghadapi ancaman kesehatan dunia.

WHO menegaskan pintu dialog tetap terbuka, namun dampak jangka panjang dari keputusan AS ini masih akan terus menjadi sorotan global.
👉 Ikuti terus perkembangan isu internasional dan dampaknya bagi dunia hanya di kanal berita viral detik terpercaya agar tidak ketinggalan informasi penting selanjutnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *