🎥 Viral! Anggota DPRD Jember Diduga Langgar Etika Saat Rapat Resmi
Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan seorang anggota DPRD Jember, Achmad Syahri As Shiddiqi, melakukan tindakan yang dinilai tidak pantas saat rapat resmi berlangsung. Dalam video tersebut, ia tampak santai merokok sambil bermain gim online di ponselnya, sementara forum rapat tengah membahas isu serius terkait stunting.
Peristiwa ini langsung memicu gelombang kritik dari berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat yang menilai tindakan tersebut mencederai etika sebagai pejabat publik.
⚠️ FKBI Desak Komisi Etik Turun Tangan
Forum Konsumen Budaya Indonesia (FKBI) menjadi salah satu pihak yang paling vokal menanggapi kejadian ini. Ketua FKBI, Tulus Abadi, secara tegas meminta Komisi Etik DPRD Jember untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.
Menurutnya, tindakan merokok dan bermain game saat rapat bukan hanya sekadar pelanggaran ringan, melainkan bentuk ketidakseriusan dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat.
Ia juga menekankan bahwa perilaku tersebut mencerminkan sikap tidak bertanggung jawab, terutama karena dilakukan di tengah forum resmi yang membahas persoalan penting bagi masyarakat.
🚭 Pelanggaran Kawasan Tanpa Rokok (KTR)
Selain aspek etika, tindakan merokok dalam ruang rapat tertutup juga dinilai melanggar regulasi hukum yang berlaku. Indonesia telah memiliki aturan tegas mengenai Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
Ruang rapat pemerintahan termasuk dalam kategori area yang seharusnya bebas dari aktivitas merokok. Oleh karena itu, tindakan tersebut berpotensi melanggar beberapa pasal penting terkait KTR, baik di tingkat nasional maupun daerah, termasuk peraturan daerah di Jawa Timur dan Kabupaten Jember.
🎮 Bermain Game Saat Bahas Isu Stunting
Hal lain yang menjadi sorotan publik adalah aktivitas bermain game saat rapat berlangsung. Dalam video yang beredar, terlihat jelas bahwa rapat sedang membahas isu stunting—sebuah masalah serius yang menyangkut kesehatan dan masa depan generasi muda.
Tindakan ini dianggap sebagai bentuk ketidakpedulian terhadap isu strategis yang sedang dibahas. Banyak pihak menilai bahwa sebagai pejabat publik, anggota dewan seharusnya menunjukkan fokus dan komitmen penuh terhadap setiap agenda rapat.
⚖️ Ancaman Sanksi: Dari Administratif Hingga Pidana
FKBI menilai bahwa pelanggaran ini tidak bisa dianggap remeh. Berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang Kesehatan, pelanggaran terhadap aturan Kawasan Tanpa Rokok dapat dikenai berbagai sanksi, mulai dari administratif hingga pidana.
Sanksi tersebut dapat berupa denda hingga puluhan juta rupiah, bahkan ancaman kurungan penjara. Selain itu, dari sisi kelembagaan, pelanggaran tata tertib DPRD juga dapat berujung pada sanksi etik yang dijatuhkan oleh komisi etik setempat.
Langkah tegas dinilai penting untuk menjaga integritas lembaga legislatif serta kepercayaan publik terhadap wakil rakyat.
🧑⚖️ Pejabat Publik Harus Jadi Teladan
Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya peran pejabat publik sebagai panutan masyarakat. Setiap tindakan yang dilakukan, terlebih dalam forum resmi, akan menjadi sorotan dan memiliki dampak luas.
FKBI menegaskan bahwa pejabat publik seharusnya menunjukkan sikap profesional, disiplin, dan patuh terhadap hukum. Perilaku yang menyimpang justru berpotensi merusak citra lembaga serta memberikan contoh buruk bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
📢 Reaksi Publik dan Dampak Sosial
Sejak video tersebut viral, berbagai reaksi bermunculan dari masyarakat. Banyak yang menyayangkan tindakan tersebut dan meminta adanya sanksi tegas agar kejadian serupa tidak terulang.
Di era digital saat ini, transparansi semakin tinggi dan setiap tindakan pejabat publik dapat dengan mudah tersebar luas. Oleh karena itu, akuntabilitas menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi.
Kasus anggota DPRD Jember yang viral karena merokok dan bermain game saat rapat menjadi pelajaran penting bagi seluruh pejabat publik di Indonesia. Etika, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap hukum harus menjadi prioritas utama dalam menjalankan tugas.
Masyarakat kini menanti langkah tegas dari Komisi Etik DPRD Jember sebagai bentuk penegakan aturan dan keadilan. Jangan sampai kepercayaan publik terus terkikis akibat tindakan yang seharusnya bisa dihindari.
Ikuti terus perkembangan berita terkini dan isu viral lainnya hanya di berita viral detik, sumber informasi terpercaya yang menghadirkan fakta, analisis, dan kabar terbaru setiap hari.








